web statistics

Cerita Dewasa 2017 Ngeseks Dengan Atasan Baruku

Cerita Dewasa 2017 Ngeseks Dengan Atasan Baruku – Namaku Ratih usiaku 30 tahun, aku sudah menikah memiliki anak satu perempuan anakku. Aku bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di salah satu kantor di Jakarta. Suamiku bekerja di bank, aku menikah dengan suamiku sudah 3 tahun. Sebagai pekerja keras kita selalu bekerja sama membangun indahnya rumah tangga.

Cerita Dewasa 2017 Ngeseks Dengan Atasan Baruku   index 630x380Cerita Dewasa 2017 Ngeseks Dengan Atasan Baruku – Aku seorang ibu muda yang menarik, paras cantik dan tubih sexy-ku menjadi nilai lebih bagiku. Rambutku pendek ngeblow karena kalau bekerja biar terlihat rapi. Kulitku putih wajahku mulus, karena jaman sekarang pegawai itu harus mementingkan penampilan. Aku menjadi PNS sudah 5 tahun sebelum menikah dengan mas Dino aku sudah bekerja.

Suamiku orang yang pendiam dan tidak terlalu banyak tingkah. Beda dengan aku yang boros mementingkan penampilan tapi suamiku juga tidak pernah protes. Setiap hari sibuk bekerja anak diurus nenek dn pembantunya. Setiap hari sabtu kita libur bekerja kecuali kalau ada lembur. Sesekali pergi dengan anak untuk sekedar makan di luar.

Terkadang suamiku juga nggak begitu suka keluar rumah kalau tidak ada tujuan. Ya Cuma di rumah bersendau gurau dengan anak. Menghabiskan weekend di rumah, kadang aku keluar sendiri karena memang suamiku susah diajak pergi. Namun ada satu yang aku pikirkan, setelah menikah memiliki anak dan kemudian kita bekerja suamiku berubah.

Dia kurang memberikan kepuasan di malam hari. Padahal usia kita yang masih muda seharusnya bergairah setiap hari. Apalagi aku tidak KB rasanya setiap hari ingin dimanjakan. Suamiku dingin, pulang kerja makan mandi tidurpun kita terpisah. Satu bulan sekali aja nggak pernah dia menjamah tubuhku. Entah kenapa suamiku sangat berbeda sekali.

Tiap malam aku selalu mengajaknya untuk berhubungan layaknya suami istri. Tapi selalu saja menolak dengan berbagai macam alasan. Padahal gairah nafsuku sangat tinggi imajinasi seks ku luas. Bertahan setiap hari lama-lama juga nggak bakalan betah. Namanya wanita butuh belaian kasih sayang lahir dan batin. Tapi suamiku tidak peka ada saja alasanya.

Aku juga tidak kurang akal teman sekantor hampir semua berselingkuh. Rata-rata pegawai emang begitu, kalau aku lagi horny parah terpaksa aku harus mencari pelampiasan dengan brondong atau dengan teman sekantorku. Aku terkenal genit di mata teman-temanku larena aku sering menggoda teman pria hingga atasanku.

Berkali-kali aku menjalin asmara dengan atasanku. Atasanku setiap 2 tahun ganti orang. Semua pasti aku goda agar bisa memuaskan aku, bergonta ganti pasangan sudah jadi hal yang biasa. Kebetulan jabatanku sebagai sekretaris atasanku. Setiap hari bertemu satu ruangan bekerja bersama dan yang terpenting saling memuaskan.

Cerita Dewasa 2017 Ngeseks Dengan Atasan Baruku – Cerita sexnyata-ku kali ini sangat menarik. Biasanya kalau ngeseks, aku selalu pergi ke hotel atau penginapan. Kali ini aku di ruangan kantor kerjaku dengan atasan baruku. Pagi itu atasan baruku namanya Pak Budi, dia pindahan dari Pekalongan. Suatu pagi aku terlambat masuk kekantor karena anakku sedang sakit demam.

Aku tergesa-gesa berangkat ke kantor dengan menggunakan taxi. Aku takut karena ini atasan baruku bisa kena masalah ntar. Aku masuk ke ruangan dengan nafas yang masih ngos-ngosan,

“ Ehhhmmmm, bu Ratih ya? Anda Sekretaris saya ya..?, ” ucap atasan baruku.

“ I.. iya pak, maaf saya terlambat karena tadi anak saya demam jadinya rewel pak, maafkan saya yah pak, ” ucapku memelas.

“ Iya bu tidak apa-apa kog santai saja, silahkan duduk dan siapkan berkas apa saja yang harus saya pelajari, ” ucapnya ramah padaku.

“ Iya pak biar saya siapkan mohon tunggu sebentar yah pak, ” ucapku lalu bergegas menyiapkan berkas sembari duduk.

Aku duduk di mejaku sambil merapikan baju dan make up ku lalu aku menyiapkan berkas. Atasanku yang usianya udah setengah tua masih terlihat ganteng dan rapi walaupun rambutnya sudah banyak ubannya. Aku mencoba melihat gerak geriknya dari mejaku. Terlihat sesekali pak Budi menyisir rambut tipisnya , hmmm. Kalau dilihat dari tampangnya jelas itu pria hidung belang.

Perutnya sedikit buncit rambut tipis namun berpakaian rapi. Aku berkaca kembali bersiap menjelaskan apa saja yang harus dipelajari si bos baru. Jurus andalanku membuka kancing seragamku biar terlihat belahan payudaraku. Pasti atasan baruku sangat horni melihatku aku yakin banget. Aku berjalan dengan landai menggunakan highheels tinggi.

Rok miniyang panjangnya sampai diatas lutut dengan belahan belakang yang sangat sexy, aku siapkan untuk menggoda atasan baruku yang sedang asyik di tempat duduknya,

“ Permisi pak, saya boleh duduk disini?, ” ucapku.

“ Oh iya bu Ratih, silahkan… , ”

Aku melihat tatapan wajahnya yang memancar melihatku dari atas hingga bawah. Aku duduk dihadapannya tak henti-hentinya melihat ku dengan pandangan yang tajam dan penuh nafsu sex. Saat itu dia melihat bodyku yang sangat sexy dengan penuh pandangan mesum. Dalam hatiku berkata, ini sasaran empuk nih buat aku jadikan oelampiasan nafsu sexs-ku, hhe. Lalu,

“ Pakk..pak Budi..pak..kok bengong bisa dimulai pak?, ”tegurku.

“ Oh iya bu maaf maaf, habisnya saya terpesona melihat kecantikan ibu Ratih, hhe… , ” ucapnya memujiku.

“ Ah bapak bisa aja deh, hhe… , ” jawabku dengan genit.

Selama satu jam aku menjelaskan apa saja yang harus si bos ketahui dan pahami. Semua gagal focus karena Pak Budi terus memandangi belahan dadaku yang terlihat jelas dihadapannya. Aku terus memberikan sinyal-sinyal nafsu agar semakin bergairah. Sesekali aku memegang tangannya dia langsung menatapku dengan kuat,

“ Bu Ratih cantik sih, saya jadi terpesona de Bu,hhe… , ” ucap Pak Budi yang sangat serius menatap aku.

Payudaraku yang besar itu terlihat jelas belahannya karena posisinya aku lebih maju ke depan agar semakin terlihat jelas. Gerakan tubuhku yang menggairahkan itu mulai muncul,

“ Kayaknya udah mulai nggak konsen ya pak?, ”

“ oh iya bu lanjutkan saja… , ”

Aku menutup map merahku aku langsung membuka kemejaku. Secara perlahan aku buka hingga terlihat jelas payudaraku itu. Tatapan tajam itu terus memandangi payudaraku, aku meremas-remas sendiri. Tingkah ku sudah menunjukan kalau aku ini horni. Pak Budi sudah tak tertahankan dia berjalan mendekati aku.

Aku yang duduk manis di kursi didekatinya, dia menggandeng tanganku. Dia duduk kembali ke kursinya sedangkan aku duduk dimeja,

“ Saya sudah tidak tahan bu… , ”

Aku langsung menciumi bibirnya dengan penuh nafsu sex yang membara. Tangan Pak Budi mulai meremas payudaraku dengan keras,

“ Ssshhh… Ahhh… Ouhhh… .pak… ., ” desahku.

Atasanku terlihat sangat menikmati braku dilepas hingga menggantung besar payudaraku. Aku duduk diatasnya, vagina-ku sudah pas tepat banget menepel di penisnya. Payudaraku yang montok itu diciumi dengan penuh nafsu sex. Putting susuku diemut lama sekali saat itu, serasa putting-ku mau saja, hha. Namun sungguh nikmt sekali rasanya,

“ Ooouughhh… pakkk… ooooougghhh… .nikmat… lagiiii ahhhhh… , ”

Secara bergantian dia mengenyut putting susuku hingga aku lemas tak berdaya. Mulutnya mengulum tangannya memutar-mutar putting susuku,

“ akkkhhh… akkkhhh… ., ”

Sambil aku pegang kepala Pak Budi biar semakin keras mengenyut putingku. Dia melepaskan celana dalamku dan pakaian yang menempel ditubuhnya. Perut buncit pak Budi terlihat aku dan dia sudah telanjang tak berbusana. Rasanya sudah nggak tahan untuk dimainkan. Aku kembali duduk di meja dengan posisi kakiku mengangkang lebar. Vagina-ku pas banget di muka pak Budi.

Wajah memerah siap menerkam vagina-ku yang sudah berada didepan matanya. Lidahnya menjilati selakanganku aku tak tahan,

“ Oooohhhh… Ssssshhh… pak… Ahhhhh…, ”

Pak Budi saat itu terus menjilati selangkanganku dnganliarnya hingga tubuhku menggeliat karena menahan kenikmatan itu,

“ Terus pak ahhhh… terusss pak… .aaaahhhhhh… .,

Pak Budi memainkan jarinya dia membuka rambut yang menutupi vagina-ku. Dibuka bagian demi bagian lidahnya mulai beraksi menjilati vagina-ku. Aku terus ngeracau merasakan kenikmatan itu,

“ Aaakkkhhh… … niikmat… akkkhh… ., ”

Tubuhku seperti bergetar dibuatnya, hanya merasakan kenikmatan yang tiada tara. Jarinya kembali membuka dan menemukan lubang vagina-ku yang merekah. Lubang vagina-ku terus diciumi dengan bibirnya. Jilatan demi jilatan lidahnya membuat aku semakin nikmat saja,

“ aaahhhh pakkk… akhhhhh… .akkkkhhhh… .pakkk lagi pak… ., ”

Nikmat banget bapak ini , pintar membuat gairahku semakin tinggi. Penisnya yang tegak siap berkelana dilubang vagina-ku. Dia menggesek-gesekkan penisnya di ujung vagina-ku. Aku basah dan keluar cairan, terlihat tangannya mengarahkan penisnya ke vagina-ku. Diputar-putar ujung pnenisnya agar mudah masuk ke dalam vagina-ku.

Dia terus berusaha hingga pada akhirnya ujung penisnya masuk ke dalam lubang vagina-ku,

“ Sluppp…,”
“ Ouughhh… pak… .masukin lebih dalam lagi pak… Ahhhhhh, ”

Mendengar permintaanku, Pak Budi-pun mulai menggerakan maju mundur hingga seluruh batang penis masuk ke dalam vagina-ku. Nikmat banget dia berusaha bergoyang dengan sangat lincah. Perut yang buncit tidak mengurangi kenikmatan sex kami saat itu. Dia terus memberikan tekanan yang sangat keras. Dia mulai mengeluar masukan penisnya dengan penuh nafsu sex,

“ Ouhhh… Ssssshhh… ahhhhh… … pakk… .Ouhhhh… terus pak, Ahhhh… , ”

SmbPutting susuku kembali diemut aku tak kuasa menahannya. Tubuhku terus memeluk erat pak Budi, pas diemut putingnya kepuasan itu memuncak. Terus dia menggairahkan aku hingga aku semakin horny.
Sesekali aku mengangkat pantatku memberikan tekanan balasan, dia tampak mendesah nikmat,

“ ahhhhhh..enak bu… akkkhhh… … , ”

Pantatku diremas erat diamenyuruhku lebih keras menggerakan badannya. Rasanya udah mentok penis itu menancap di vagina-ku. Kenikmatan yang sudah diubun-ubun itu sangat nikmat sekali. Kita berdua sudah sama-sama bergairah, nafsu yang sangat tinggi menguasai suasana. Badannku terus bergerak, pak Budi terus menekan penisnya,

“ Ouhhhhh… Ssssshhh… pak… ahhh lagi pakk… , ”

Gerakan itu berulang kali hingga aku lemas. Penisnya tanpa henti mempompa di dalam vagina-ku. Perutnya yang buncit itu tidak membuatnya patah semangat untuk trus ML denganku, tidak terasa kami sudah cukup lama untuk bercinta. Tidak lama kemudian,

“ ccccrooooottttt… .ccccrrrrrroooooooootttt… … croooooootttttttttt… … , ”

“ Ouhhhh… Sssshhhh… pak… .oohhh… ., ”

Kita berdua udah klimaks banget, sperma keluar didalam vagina-ku. Terasa sangat hangat kerasa banget, pak Budi masih memelukku erat. Tampak wajahnya puas dan lega karena sperma sudah keluar. Setelah itu dia melepaskan aku, dan cairan spermanya itu masih mengalir di vagina-ku. Sungguh luar biasa sekali bercinta dengan atasan baruku.

Karena saat itu kami bercinta dikantor, agar perbuatan mesum kami tidak ketahuan, aku segera membersikan vagina-ku dan segera memakai seragam kembali. Sebaliknya pak Budi juga sama denganku. Semenjak kejadian itu aku sering melakukan hubungan sex dengan pak Budi dimana-pun. Hubungan kami-pun terus berlanjut hingga sekarang dan rahasia kami terjaga sangat aman.Selesai.

Author: ninja
Tags

Similar posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *